EnsiklopediaKabar DaerahkolomnasionalpolitikSejarahTokoh

Mengejutkan, Inilah Mereka Yang Terlibat Dalam Pembuatan Film Sejarah G30S/PKI

Jakarta – Yukemari.com

Tanggal 30 September 2018 ini sebagai peringatan bersejarah bagi bangsa Indonesia karena ditanggal 30 September ini bertepatan “Hari Penumpasan Gerakan Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia” oleh Tentara Nasional Indonesia (dahulu disebut ABRI/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia).

Mengenang 53 tahun silam, masyarakat pun menggelar acara nonton bareng film “Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI” yang kontroversial tersebut disejumlah daerah di Indonesia. Selain itu, semakin banyak yang berusaha mengupas tuntas film yang menceritakan penculikan tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha kudeta.

Ada aura khusus yang membuat menonton film garapan sutradara Arifin C Noer ini tak mudah digantikan, mulai dari musik legendaris, suara mesin ketik, backsound di lubang buaya hingga musik latar, sudah menjadi hal rutin yang wajib untuk disaksikan setiap tanggal 30 September.

Meski bukan hal wajib lagi untuk menonton film ini setiap menjelang tanggal 30 September, namun topik terkait PKI tetap ramai diperbincangkan. Bahkan termasuk orang-orang yang ikut dalam produksi film G30S PKI, di mana dinilai sebagai film Arifin Chairil Noer paling kontroversial.

Lahir pada 10 Maret 1941 dan meninggal di usia 54 tahun, Arifin C Noer membuat skenario film berbekal buku tahun 1968 berjudul “Tragedi Nasional Percobaan Kup GG30S PKI di Indonesia”, yang ditulis oleh tokoh sejarawan militer Nugroho Notosusanto dan penyidik Ismail Saleh.

Baca juga: Ampuh !! 10 Tips Berikut Ini Bisa Bikin Kamu Makin Romantis Dengan Sang Pacar

Nugroho yang merupakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Pembangunan IV (1983-1985), meninggal di Jakarta, pada 3 Juni 1985 pada usia 54 tahun. Terkenal sebagai sastrawan Angkatan ’66, ia pernah menjabat sebagai rektor Universitas Indonesia (1982-1983).

Karirnya di bidang militer diakhiri dengan pangkat brigadier jenderal. Nugroho menjabat sebagai Kepala Pusat Sejarah ABRI sejak tahun 1964. Selain ikut menulis skenario Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI, ia juga pernah diminta untuk menyusun sejarah militer.

Sementara, diwartakan Sindonews.com, Sabtu (23/9/2017), Letjen TNI Purn Ismail Saleh merupakan Menteri Kehakiman Indonesia ke-19 pada masa Pemerintahan Soeharto sejak 30 Mei 1984-17 Maret 1993. Meninggal pada 21 Oktober 2008 silam, Ismail pernah menjabat sebagai Jaksa Agung RI (1981-1984).

Tokoh lain adalah G Dwipayana, sebagai produser Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI. Pria kelahiran 12 Desember 1932, Jember, merupakan salah satu sutradara televisi Indonesia dan pernah menjabat sebagai direktur PPFN. Karya terkenalnya yang lain adalah “Si Unyil” dan “Aku Cinta Indonesia (ACI)”.

Dipilihnya Arifin C Noer sebagai sutradara film ini dikisahkan oleh Goenawan Mohamad melalui fan page Facebook pribadinya. Dikatakan, ia menyimpan hubungan sejarah selintas dengan film ini. Goenawan secara rutin berlatih marathon di sekitar Gelora Bung Karno sebelum pembuatan film.

Karena itu, ia sering bertemu dengan G Dwipayana yang menanyakan sutradara bagus. Ia lantas memberikan dua nama, Teguh Karya dan Arifin C Noer. Atas rekomendasinya, G Dwipayana akhirnya mengajak Arifin C Noer untuk menjadi sutradara film G30S PKI.

Bukan tanpa alasan, sebab Arifin C Noer tercatat beberapa kali memenangkan Piala Citra untuk penghargaan film terbaik sekaligus penulis skenario terbaik. Dan Film Pengkhianatan G30S PKI menjadi film kedelapan yang dia sutradarai saat itu.

Embie C Noer, adik Arifin C Noer merupakan penata musik dalam film ini. Tokoh kelahiran 17 Juli 1955 ini telah meraih Piala Citra untuk Penataan Musik Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) dalam film Serangan Fajar. Ia juga banyak mengantongi penghargaan bergengsi lainnya.

Untuk penata sinematografi film, Hasan Basri Jafar yang berperan dalam Pengkhianatan G30S PKI. Hasan yang sejak 1965 menjadi juru kamera film-film dokumenter ini, berhasil membawa G30S PKI mendapatkan nominasi penghargaan untuk kategori sinematrografi di FFI 1984.

Tak hanya sosok di balik layar saja, namun para pemeran dalam film Pengkhianatan G30S PKI merupakan tokoh-tokoh terkenal. Ada Umar Kayam berperan sebagai Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno, dikenal sebagai sosiolog, novelis, cerpenis dan budayawan Indonesia.

Baca juga: Pasti Kamu Kaget Deh, 7 Hal Kecil Ini Yang Bikin Hubunganmu Dengan Pasanganmu Makin Akrab

Mengenai keterlibatan Umar Kayam, Goenawan menyebutnya dalam tulisan di fans page Facebook. Dwipayana pernah mengatakan, Umar Kayam bukan pilihan pertama. Adalah Eddy Sud, pelawak yang mirip Bung Karno muda yang pertama dipilih. Namun karena Soeharto menolak, rencana batal.

Syubah Asa berperan sebagai tokoh senior Partai Komunis/PKI DN Aidit (Dipa Nusantara Aidit). Ia dikenal sebagai sastrawan, seniman dan wartawan senior Indonesia. Dilahirkan di Pekalongan, 21 Desember 1941, meninggal dalam usia 68 tahun, ia pernah menjadi anggota Dewan Kesenian Jakarta pada era 1970-an.

Kemudian Ade Irawan yang memerankan Yohanna Sunarti, istri Jenderal AH Nasution, adalah aktris senior Indonesia dengan segudang pengalaman. Dan Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI menjadi film ke-73 yang dibintanginya.

Jenderal-Pahlawan-Revolusi-Penumpasan-Gerakan-G30SPKI-Kunjungi-Yukemari-com

(Foto Jenderal-Jenderal Pahlawan Revolusi Indonesia)

Tokoh Presiden Republik Indonesia Ke-2 yakni Bapak Jenderal Soeharto diperankan oleh Amoroso Katamsi ketika berusia 43 tahun. Pria yang dilahirkan pada 21 Oktober 1940 ini pernah menjadi Ketua PARFI. Kemudian Bram Adrianto (75), berperan sebagai Letkol Untung. Pria kelahiran 11 Februari 1942 ini merupakan anggota teater yang dipimpin Rendra Karno.

Wawan Wanisar (67), berperan sebagai Lettu Pierre Tendean. Ia dikenal bermain dalam film Naga Bonar pada tahun 1987 sebagai Mayor Lukman. Hingga saat ini, pria kelahiran Jakarta, 13 Desember 1949 ini masih aktif bermain film dan sinetron.

Film yang menghabiskan dana Rp 800 juta ini berhasil meraih Piala Citra untuk Skenario Terbaik. Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI juga masuk tujuh nominasi dalam FFI 1984 untuk kategori Film Cerita Terbaik, Penyutradaraan Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Amoroso Katamsi, Tata Kamera Terbaik untuk Hasan Basri, Tata Musik Terbaik untuk Embie C Noer, dan Tata Artistik Terbaik untuk Farraz Effendy.

Di tahun 1985, film ini juga menerima Piala Antmas atau yang dikenal Penghargaan Khusus sebagai Film Unggulan Terlaris periode 1984-1985.

Dikutip dari : suratkabar.id/53964/peristiwa/ternyata-ini-sosok-yang-terlibat-dalam-pembuatan-film-g30spki-siapa-saja

Baca juga: Yuk Pahami Inilah Makna Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober


* Dapatkan kabar-kabar dan penawaran terupdate

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mengejutkan, Inilah Mereka Yang Terlibat Dalam Pembuatan Film Sejarah G30S/PKI

Mau Dapetin Ragam Kabar Terkini Yukemari ?

Yuk Gabung Di Facebook Fans Page Kami !!

Close
Close
%d bloggers like this:
Thank You. We will contact you as soon as possible.
{social-facebook-like}
Mengejutkan, Inilah Mereka Yang Terlibat Dalam Pembuatan Film Sejarah G30S/PKI Reviewed by rezaalfianto on . This Is Article About Mengejutkan, Inilah Mereka Yang Terlibat Dalam Pembuatan Film Sejarah G30S/PKI

Jakarta – Yukemari.com Tanggal 30 September 2018 ini sebagai peringatan bersejarah bagi bangsa Indonesia karena ditanggal 30 September ini bertepatan “Hari Penumpasan Gerakan Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia” oleh Tentara Nasional Indonesia (dahulu disebut ABRI/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Mengenang 53 tahun silam, masyarakat pun menggelar acara nonton bareng film “Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI” yang kontroversial …

Rating: 5