Berita Nasional Dalam NegeriBerita TerkiniBreaking NewsBulan Suci RamadhanFoodsInfo DaerahKabar KulinerKuliner MakananLife StyleTips & Ideas

51 Ragam Kuliner dan Jajanan Pasar Tradisional Khas Indonesia

Jakarta – Yukemari.com

Seperti yang telah kita ketahui bahwa negara Indonesia tercinta memang telah dikenal memiliki banyak ragam jajanan serta kulinernya. Hampir di setiap daerah memiliki kuliner andalannya masing-masing. Jajanan pasar tradisional Indonesia bisa dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya di Pasar tradisional, kamu pun juga bisa menemukan jajanan tersebut di tepi jalan dijajakan oleh pedagang keliling.

Kuliner-dan-jajanan-lezat-nikmat-bulan-ramadhan-onde-onde
Kuliner dan Jajanan Bulan Suci Ramadhan 2022

Di tengah munculnya berbagai makanan dengan inovasi baru, jajanan tradisional Indonesia tetap berjaya dan selalu menjadi pilihan. Meski ada pula yang dimodifikasi, berikut beberapa jajanan tradisional Indonesia yang kelezatannya tak lekang oleh waktu.

Berikut ini daftar jajanan serta kuliner tradisional Indonesia pilihan Yukemaricom yang kelezatannya tak lekang oleh waktu:

  1. Kue Putu

Kue putu termasuk jenis jajan pasar yang unik. Kue ini biasa dijual dengan gerobak dengan bunyi yang khas. Kue putu terbuat dari butiran kasar tepung beras, parutan kelapa yang dimasak di dalam tabung bambu kecil dan diisi dengan gula merah.

2. Kue Serabi

Serabi termasuk kue basah yang khas di Indonesia. Ada dua jenis serabi, yaitu serabi manis yang menggunakan kinca (gula merah cair) dan serabi asin dengan atau tanpa taburan oncom yang telah dibumbui di atasnya. Jenis serabi lainnya yang berasal dari Solo terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan dipanggang di atas arang mirip panekuk.

3. Onde-Onde

Onde-onde terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya ditaburi/dibalur dengan biji wijen. Onde-onde berasal dari Tiongkok yang kemudian menyebar ke Asia Tenggara, salah satunya Indonesia.

4. Getuk Lindri

Jenis jajan pasar getuk ini terbuat dari bahan singkong rebus. Biasanya, getuk yang paling populer adalah getuk lindri. Bentuknya seperti mi yang dipadatkan dan dipotong kotak-kotak memanjang. Getuk lindri disajikan dengan parutan kelapa yang gurih dan sedikit gula pasir.

Makanan tradisional Jawa dari singkong ini memiliki berbagai varian, namun yang Seruni bahas kali ini adalah getuk lindri, varian dari getuk biasa. Dibuat dengan cara singkong digiling halus dengan gula pasir, dibubuhi pewarna makanan dan vanili dan setelah itu dicetak kecil-kecil memanjang dan dirapatkan memanjang ini serupa dengan mie hingga berbentuk memajang dengan ketebalan sekitar 2cm lebar 4cm, setelah itu dipotong-potong berbentuk panjang sekitar 5cm dan lebar 4cm.

5. Lumpia

Lumpia merupakan jenis jajan pasar populer yang berasal dari Semarang. Lumpia adalah jajanan yang terdiri dari kulit dan isian. Gorengan satu ini biasanya memiliki isian rebung, dan memiliki dua varian yaitu lumpia basah dan lumpia kering.

6. Klepon

Klepon terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih. Klepon yang sudah masak lalu digelindingkan di atas parutan kelapa agar melekat.

7. Lemper

Lemper merupakan salah satu jenis jajan pasar yang populer hampir di seluruh Indonesia. Lemper merupakan camilan ketan beras dengan isi ayam atau abon, yang dibalut dengan daun pisang.

8. Apem

Apem merupakan jenis jajan pasar yang terbuat dari tepung beras dan campuran telur, santan, gula dan tape serta sedikit garam. Adonan apem dibakar atau dikukus dan memilki rasa manis khas tape. Kue apem diyakini dibawa Ki Ageng Gribig yang merupakan keturunan Prabu Brawijaya. Kue apem bahkan masuk dalam kekayaan budaya Jawa.

9. Cucur

Kue cucur termasuk jenis jajan pasar yang banyak ditemui di tempat jajanan pasar. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras dan gula aren yang digoreng. Kue ini tebal menggembung seperti gunung di bagian tengah dan tipis di pinggirannya. Di Indonesia, khususnya Jakarta, makanan ini termasuk makanan adat artinya pada upacara-upacara adat budaya Betawi.

10. Bolu Kukus

Kue basah yang banyak ditemukan selanjutnya adalah bolu kukus. Kue ini terbuat dari adonan tepung terigu, gula, telur, susu, soda, dan perisa tambahan seperti vanila atau cokelat. Bolu kukus memiliki tampilan mirip cupcake dengan kue yang merekah dan lembut ketika masuk ke dalam mulut.

11. Wingko

Wingko babat terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan kelapa parut muda dan gula pasir. Wingko biasanya berbentuk bundar biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko babat punya tekstur yang kenyal dan halus. Camilan ini punya rasa manis yang legit. Wingko babat yang terkenal di Lamongan adalah Wingko Babat Loe Lan Ing.

12. Carabikang

Carabikang terbuat dari tepung beras dengan rasa manis dan memiliki tekstur lembut dan berserat. Carabikang bisa dijumpai di pasar tradisional. Kue ini berbentuk seperti bunga merekah dengan warna yang cantik.

13. Pastel

Jenis jajanan pasar berikutnya adalah pastel. Pastel memiliki rasa yang gurih dan renyah, sehingga banyak orang menyukainya. Apalagi, isi dari pastel bisa dibuat beragam. Ada yang isinya sayuran, ada pula yang diisi dengan tambahan telur atau daging. Menyantapnya dengan cabe rawit begitu nikmat.

14. Bakwan

Bakwan merupakan gorengan yang mungkin bisa ditemukan di mana saja. Jenis jajan pasar yang biasanya berbentuk mangkok ini terdiri dari adonan tepung berisi sayuran dengan rasa yang begitu lezat. Apa alagi jika ditambahkan dengan cabai rawit atau saus sambal.

15. Cente manis

Cente manis merupakan kue khas Betawi yang terbuat dari hunkwe. Jenis jajan pasar ini biasanya dibungkus dengan plastik atau dicetak dengan cetakan berbentuk bunga. Kue cente manis juga biasanya ditambahkan campuran sagu mutiara yang memberi tampilan yang cantik.

16. Kue ku

Kue ku atau juga dikenal sebagai kue kura-kura merah termasuk jajanan yang paling sering ditemukan di pasaran. Kue ini berbentu bulat atau oval dengan motif menyerupai cangkang kura-kura. Kue ku terbuat dari kulit ketan yang lengket dan lembut dengan isian manis di tengahnya. Isi kue ku biasanya kacang hijau atau kacang tanah dan gula.

17. Risoles

Risoles merupakan salah satu jenis jajan pasar yang tak kalah banyak digemari. Risoles merupakan jajanan yang dibalut tepung panir, yang biasanya berisi sayuran. Namun, sekarang ini sudah banyak variasinya, yaitu dengan topping modern seperti keju, mayonaise, smoked beef, dan lain-lain.

18. Dadar Gulung

Dadar gulung merupakan kue basah yang terdiri dari kulit dadar tipis terbuat dari tepung. Kulit ini kemudian diisi dengan parutan kelapa yang telah dicampur dengan gula jawa. Isi kemudian digulung bersama kulit. Kulit dadar gulung biasanya berwarna hijau karena diberi pewarna daun suji.

19. Gemblong

Gemblong adalah salah satu macam-macam kue basah tradisional yang banyak ditemukan dalam jajanan pasar. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras ketan putih yang diuleni hingga kalis dan dibentuk bulat seperti bola. Adonan kemudian dibentuk bulat dan digoreng, setelah dingin dilapisi dengan larutan gula aren.

20. Nagasari

Nagasari terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang. Pisang yang biasa digunakan sebagai isi adalah pisang jenis pisang raja. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus.

21. Kue Pancong

Kue pancong juga dikenal dengan nama bandros. Kue ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, daun suji dan santan. Kue ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir. Bentuk kue ini mirip dengan kue pukis karena memang dicetak pada cetakan yang serupa.

22. Kue Cubit

Kue cubit terbuat dari campuran susu dan tepung terigu. Kue ini sangat terkenal di Jakata dan sekitaranya. Dinamakan kue cubit karena ketika kue matang, kue ini diambil dengan alat penjepit yang akan terlihat seperti dicubit.

23. Kue Pukis

Kue pukis terbuat dari adonan telur, gula pasir, tepung terigu, ragi dan santan. Adonan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan setengah bulan serta dipanggang di atas api. Pukis biasanya diberi taburan cokelat, keju, sukade, atau selai.

24. Lapis Legit

Lapis legit atau spekuk adalah salah satu jenis kue basah tradisional dari Indonesia. Kue ini pertama kali dikembangkan pada masa kolonial Belanda di Indonesia yang terinspirasi dari kue lapis Eropa. Kue ini memiliki rasa kaya rempah karena terbuat dari campuran kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, dan adas manis.

25. Kue Talam

Kue talam umumnya dibuat dengan bahan baku tepung-tepungan seperti tepung beras, tepung singkong (tapioka), tepung terigu atau tepung sagu. Kue talam biasanya berlapis. Tepung beras, tapioka, dan gula merah dubuat adonan dan direbus lalu dicurahkan sehingga membentuk 4 lapisan. Kemudian tepung maizena & santan direbus dan dicurah pada lapisan paling atas. Sedangkan garam & daun pandan merupakan pelengkap dalam setiap adonan.

26. Bolu Kukus

Kue basah yang banyak ditemukan selanjutnya adalah bolu kukus. Kue ini terbuat dari adonan tepung terigu, gula, telur, susu, soda, dan perisa tambahan seperti vanila atau cokelat. Bolu kukus memiliki tampilan mirip cupcake dengan kue yang merekah dan lembut ketika masuk ke dalam mulut.

27. Kue Cenil

Jajanan ini berasal dari daerah Kebumen. Cenil terbuat dari tepung kanji dan menggunakan kelapa parut dan gula untuk penyajiannya. Bisa juga disajikan dengan gula merah cair atau dipadukan dengan ketan hitam. Meskipun tanpa isian gula merah cair seperti klepon, tapi cenil tetaplah juara!

28. Bikang

Bikang adalah salah satu jenis kue yang dikenal luas di seluruh nusantara. Di Jawa khususnya Jawa Tengah banyak orang mengenal kue ini dengan nama Coro Bikang atau Coro Bikan. Jajanan tradisional ini pada umumnya berwarna merah muda, hijau, putih dan coklat yang berbentuk bundar dan seperti mengembang di tengahnya.

29. Bugis Ketan

Kue Bugis adalah salah satu jenis kue basah tradisional khas Sulawesi. Kue ini berbahan dasar parutan kelapa yang dipadukan dengan gula jawa dan bahan khas lainnya yang memberikan rasa lembut, enak, lezat dan manis ketika di gigit dan di makan. Di Jawa, makanan yang mirip dengan kue bugis adalah kue mendut.

30. Kue Mendut.

Pernah dengar cerita Roro Mendut? Kue mendut berasal dari Jawa, sama dengan asal muasal cerita Roro Mendut. Mendut terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula merah didalamnya. Pada beberapa tempat, kue mendut dibungkus dengan daun pisang dan diberikan tambahan berupa santan. Tekstur kenyal dan manisnya adalah salah satu hal yang paling dirindukan dari mendut.

31. Wajik

Wajik sangat populer di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wajik sendiri memiliki banyak variasi dan salah satu yang terkenal adalah wajik ketan. Kue berbahan dasar beras ketan ini dibuat dengan cara dikukus menggunakan campuran santan dan gula merah. Rasa legitnya sangat menggoda, apalagi dinikmati sore hari sebagai teman minum teh.

32. Kue Bugis Mandi.

Disebut dengan kue bugis mandi karena ciri khas dari kue ini adalah dihidangkan bersama rendaman atau siraman saus santan yang kental. Selain dengan isian parutan kelapa, kacang hijau juga dapat menjadi pilihan untuk membuat kue bugis mandi aneka warna dengan cita rasa yang enak.

33. Kue Putu Ayu

Kreativitas kuliner telah melahirkan kue putu ayu. Dibandingkan dengan kue putu, kue putu menjadi jajanan pasar yang tidak mudah basi dan biasa dijual di banyak toko kue. Kue putu ayu dicetak dalam cetakan yang membentuk seperti bunga. Penampilannya dan warnanya yang cantik menjadi dasar namanya, putu ayu.

34. Kue Lapis Legit

Jajanan pasar yang tidak mudah basi ini memiliki tekstur yang legit dan bentuknya berlapis-lapis dengan aroma bumbu yang harum. Kue ini terbuat dari adonan tepung dan telur. Membuat kue legit membutuhkan sebuah sedikit ketelitian dalam membuatnya, karena kue ini memiliki 3 lapisan yang setiap setiap lapisan tersebut cara masaknya berbeda.

35. Kue Mangkok

Kue mangkok adalah penganan yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu dan tapai singkong yang dimasak dengan cara dikukus. Bentuknya seperti mangkok dan mekar pada ujungnya. Kue yang biasa dijual di pasar tradisional ini diperkenalkan oleh imigran dari Tiongkok selatan, yang kemudian mengalami indigenisasi.

36. Semar Mendem

Semar mendem adalah sejenis lemper yang tidak dibalut dengan daun. Sebagai pembalutnya, digunakan semacam dadaran atau crepe yang terbuat dari campuran telur dan tepung terigu yang dipanaskan dengan cepat sehingga bentuknya memadat. Dalamnya biasa berisi ayam. Kudapan ini biasanya disajikan dengan aren atau santan kelapa yang sangat kental.

37. Misro

Berasal dari daerah Bandung, Jawa Barat, misro adalah jajanan pasar tradisional yang terbuat dari bahan dasar singkong parut dengan isi sambal oncom dan gula. Bahan utamanya adalah singkong, gula merah, dan tepung tapioka. Memiliki rasa yang manis dan gurih, misro adalah kepanjangan dari ‘amis dijero’ dalam bahasa Sunda yang berarti manis di dalam. Misro memiliki bentuk yang bulat dan sedikit pipih. Di dalamnya, Anda akan meraasakan sambal oncom dan gula.

38. Jentik Manis

Jajanan pasar trasional yang satu ini menggunakan bahan dasar campuran santan kelapa yang direbus berserta sagu mutiara. Namanya jentik manis, kue ini kerap disajikan di dalam plastik dan dibungkus dengan cara melipatkan. Kue ini memiliki tekstur yang kenyal sepertia agar-agar dan memiliki rasa yang sesuai dengan namanya. Soal tampilan, kue ini memiliki tampilan yang sangat menarik dan rasanya sangat lezat, manis dan lembut. Penganan tradisional ini sangat pas jika disajikan bersama keluarga maupun untuk jamuan para tamu.

39. Arem-Arem

Sekilas, arem-arem terlihat seperti lemper. Meski tampilannya serupa, tapi kedua penganan ini punya perbedaan pada isi dan bahan pembuatannya. Jika lemper terbuat dari beras ketan, arem-arem berbahan dasar nasi yang dicampur dengan sayuran, daging, dan sambal goreng kemudian dibungkus menggunakan daun pisang serta dikukus hingga matang.

Arem-arem merupakan jajanan pasar khas Kebumen, tapi sudah banyak ditemukan di kota-kota lain, seperti Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Jajanan tradisional yang satu ini memiliki rasa yang lezat dan cocok untuk lidah Indonesia. Tergolong dalam makanan berat, arem-arem bisa dijadikan jajanan pasar pengganjal perut sebelum jam makan.

40. Pastel

Pastel merupakan salah satu jajanan pasar dengan rasa gurih dan tekstur yang renyah. Tidak heran banyak orang yang juga membuat krasi menu pastel. Meskipun pastel yang paling populer adalah pastel isi sayuran, tidak jarang ada tambahan topping telur, daging, atau bahkan rawit pedas untuk dinikmati bersama jajanan pasar lainnya.

41. Combro

Singkong memang menjadi bahan utama yang mudah diolah menjadi beragam jenis makanan. Sebagai salah satu sumber zat tepung, singkong memiliki rasa tawar yang enak untuk dikombinasikan dengan rasa gurih maupun manis. Comro alias oncom di jero adalah bahasa Sunda yang artinya oncom di dalam. Adonan singkong ini dibuat dengan cara diparut, kemudian diisi dengan oncom yang biasanya telah dicampur dengan rawit sehingga rasanya pedas, segar, tapi bikin ketagihan. Tak heran jika jajanan pasar ini juga jadi sering ditemukan di tukang gorengan kaki lima.

42. Kerak Telor

Kerak telor adalah makanan khas dari daerah Jakarta (Betawi). Biasanya, jajanan pasar ini biasa ditemukan di jalanan ibu kota dengan rasa yang nikmat dan harga terjangkau. Bahan-bahan pembuatnya yaitu beras ketan putih, telur bebek, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

43. Wajik Kletik

Jajanan pasar seperti wajik ini memiliki berbagai macam varian, salah satunya adalah wajik keltik. Wajik kletik berasal dari Blitar. Wajik kletik juga memiliki bahan utama yang sama dengan wajik ketan yaitu beras ketan. Bedanya, wajik kletik dibungkus kecil-kecil menggunakan kulit jagung atau klobot. Kulit jagung akan disetrika agar terbebas dari bakteri sehingga wajik menjadi lebih tahan lama.

44. Clorot

Clorot merupakan salah satu jajanan pasar dari Purworejo. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras dan gula merah. Untuk memasaknya membutuhkan ketrampilan dan ketelatenan yang cukup tinggi karena adonan tersebut dimasukan dalam sebuah wadah dari daun kelapa muda (janur kuning) yang dipilin melingkar membentuk kerucut, kemudian di kukus.

45. Kue Awuk-Awuk

Kue ini termasuk ke dalam jajanan pasar (basah) yang mempunyai rasa yang begitu manis, legit dan sedikit gurih. Untuk membuatnya biasa memakai tepung ketan dan gula pasir. Kemudian kelapa tua yang diparut dicampurkan dengan tepung ketan serta bahan-bahan dasar lainnya, setelah tercampur merata maka adonan ini dikukus sampai matang. Kemudian kelapa tersebutlah yang menjadi jajanan pasar awuk-awuk ini memiliki tekstur yang sedikit kasar saat diolah oleh mulut.

46. Kue Putri Noong / Kue Mata Roda

Noong sendiri berasal dari tanah airnya Sunda, dan artinya sendiri dapat diartikan “mengintip sedikit.” namun berbeda nama di Purbalingga kue ini bernama mata roda, karena pisang ditengahnya berbentuk mata dan bentuk keseluruhan kue terlihat seperti roda.

Jajanan tradisional ini pada umumnya warnanya berbagai macam aneka sehingga akan menarik penikmat kuliner. Yang membuat kue ini terasa enak adalah terdapat pisang rebus yang ada didalamnya yang mengintip dari dalam ketika dipotong. Di luarnya suka dilapisi dengan kelapa parut rebus, sehingga dianalogikan mirip dengan putri yang suka mengintip di bawah turunnya salju. Bahan pembuatannya sejenis dengan pembuatan getuk, yakni sebuah singkong.

47. Es Selendang Mayang

Es selendang mayang merupakan minuman khas Betawi yang isinya mirip seperti puding atau kue lapis yang terbuat dari tepung sagu aren. Lapisan selendang mayang terdiri dari warna putih berasal dari santan dan merah muda atau hijau.

48. Kue Lumpur

Kue lumpur terbuat dari santan, kentang, tepung terigu, dan telur. Sebagai pewangi digunakan vanila dan sering kali diberi hiasan kismis dan kelapa muda iris di permukaannya. Kue lumpur terinspirasi dari kue khas Portugis yang disebut pasteis de nata.

49. Kue Sus

Kue sus adalah kue berbentuk bundar dengan rongga berisi fla, custard, atau daging. Kue sus dengan isi vla atau custard disajikan setelah didinginkan di lemari es, karena vla atau custard yang berbahan baku susu mudah menjadi basi. Kue ini banyak dihidangkan bersama jajanan pasar lainnya.

50. Klapertaart

Klappertart merupakan kue khas Manado yang sangat populer. Kue ini berbahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Klappertart termasuk ikon kuliner di Sulawesi Utara. Klappertart tersedia dalam bentuk padat yang dipanggang atau lembut menyerupai custard.

51. Panada

Selain Klappertart, Sulawesi Utara juga punya Panada sebagai camilan. Kue dengan bentuk mirip paste ini berisi suwiran ikan cakalang dimasak dengan bawang merah, daun jeruk, kemangi, cabe merah, daun bawang. Panada sudah ada di Minahasa sejak bangsa Spanyol memasuki wilayah ini.

Demikianlah kabar berita dan tips-tips yang dapat kami sampaikan kali ini, semoga informasi dari kami bermanfaat buat sahabat Yukemaricom dimanapun berada.

Bila Anda ingin ikut memantau perkembangan virus corona (COVID-19) secara realtime, Anda dapat mengaksesnya di halaman web resmi di bawah ini:

Jangan lupa follow sekarang juga ya akun sosial media Yukemaricom.

Summary
51 Ragam Kuliner dan Jajanan Pasar Tradisional Khas Indonesia - Yukemaricom Berita Spesial Ramadhan
Article Name
51 Ragam Kuliner dan Jajanan Pasar Tradisional Khas Indonesia - Yukemaricom Berita Spesial Ramadhan
Description
Berikut ini daftar jajanan serta kuliner tradisional Indonesia pilihan Yukemaricom yang kelezatannya tak lekang oleh waktu diantaranya onde-onde, kue putu, kue serabi, kue pancong, kue pukis, pastel, getuk lindri, combro, misro, kerak telor, kue lapis legit dan es selendang mayang. 51 Ragam Kuliner dan Jajanan Pasar Tradisional Khas Indonesia - Yukemaricom Berita Spesial Ramadhan
Author
Publisher Name
Yukemari.com
Publisher Logo
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
 
Hide picture

Silakan matikan adblocker yang terpasang pada perangkat Anda.

Silakan matikan adblocker yang terpasang pada perangkat Anda agar dapat menikmati sensasi menarik dari Yukemari.com